Jumat, 20 Desember 2013

SELARAS

maLEM Food Lovers,

Tempat makan di Tembalang tuh banyak banget. Hampir di setiap 5 meter selalu ada warung makan, apalagi setiap jam makan malam.
Bagi pecinta makanan, Tembalang itu seru banget... Ada cafe, warung, sampai lesehan. Dan salah satu warung lesehan yang lumayan (enak dan murah) adalah SELARAS. Makanannya banyak banget n seru abis.
Bagi aku dan istri, makanan favorit kami adalah sayur asem, ikan asin, dan sambel korek. Ada juga aneka minuman yang ga kalah seru abis...

Selaras, warung makan murah meriah, tapi enak. Perlu dicoba guys...

Met santap ya

^.^

Rabu, 11 Desember 2013

Makanan Enak (Irma version)

Begini menurut istriku,
Makanan yang enak di Semarang itu sayur bayam dan sambel mangut. Sambal mangut itu pasti ngehabisin nasi yang buaaanyakkk. Trus, katanya makan sambel tempe yang pedes juga enak lho. Sambel tempe yang rebus, lho. Bukan makan sambel tempe yang goreng (jarang lho sambel tempe godog)

Nah, cara bikin sambel tempe : tempe dan cabe direbus dulu, kurang lebih 15 menit. tambahkan gula, garam, dan trasi. Trasinya agak banyakan ya... Sedep banget katanya.
Oh ya, trasinya kudu dibakar... baunya dah bikin laper biasanya.
NELEN LUDAH DEH...GLEKKK...



Sumber gambar : Wikimedia/sambel_ulek

Selasa, 17 Januari 2012

Wisata Kuliner Khas Solo

Daftar makanan khas Indonesia / tempat makan enak dan wisata kuliner di Solo.

1. Pasar Klewer sebagai salah satu tempat terkenal di Solo menyediakan banyak pilihan untuk menikmati aneka kuliner di Solo.

2. Brambang Asem, Tumpang: Mekar Sari Jl.Honggowongso No.91 A,utara perempatan Pasar kembang, Barat jalan, jam 10.00-21.00.

3. Sate Buntel (Sate khas Solo yang dibuat dari daging kambing cincang yang dibungkus lemak kambing baru kemudian dibakar sehingga disebut sate buntel. Buntel adalah bahasa jawa untuk bungkus) :
a. Pak Bejo Jl.kapten Mulyadi, Lojiwetan,belakang/timur benteng. Jam 7.00-13.00.
b. Sate Haji Bejo di Jl. Sebakung 10 Lojiwetan, tepatnya di belakang swalayan Luwes Sangkrah, di seberang GKI Sangkrah.

4. Sate Kambing:
a. Mbok Galak, Jl.Letjen Suprapto, Sumber, Nusukan, timurpertigaan,utara jalan, jam 7.00-14.00.
b. Sate Kambing Mbok Galak di Jl. Ki Mangunsarkoro Sumber, Banyuanyar, Solo.
c. Sate Darso, selatan pertigaan sebelum pasar Pengging, barat jalan,dekat rumah Gogon, jam 7.00-14.00.
d. Sate Kambing Tambak Segaran di Jl. Sutan Syahrir No 39 Widuran

5. Tengkleng (makanan olahan dengan bahan dasar daging kambing dan cenderung lebih banyak berisi tulang tulang kambing yang memiliki sedikit daging yang menempel pada tulang tersebut, jerohan kambing, mata, pipi, kuping, dll yang diolah seperti gulai (berkuah kental) dan bumbunya sangat terasa) :
a. Genthan , Laweyan, selatan Tugu Pajang, dekat Pak Solet,emperan, jam 8.00-13.00.
b. tengkleng Bu Ediyem di Pasar Klewer Solo. Lokasinya di samping Gapura Pasar Klewer.

6. Sate kere/Sate sapi/Sate tempe gembus:
a. Yu Rebi-1: Teposanan belakang Sriwedari, utara jalan, timur perempatan RS Jiwa Mangkujayan, jam 10.00-15.00.
b. Yu Rebi-2, Penumping, barat perempatan RS Jiwa Mangkujayan, utara jalan, jam 15.00-21.00.
c. Yu Muji , Menu lain : sate tempe gembus, sate tempe kedelai,
Bahan : Daging dan jeroan sapi (babat, usus besar, usus kecil, genjal, ati/paru, kikil)
Lokasi : Sepanjang perempatan jl. Abdul Muis dan daerah Kepunton Jl. Urip Sumoharjo – Ledoksari Selatan – Pasar Rejosari – Ledoksari Utara pompa Bensin Ledoksari – Depan Stasiun Jebres.
Buka : Setiap hari jam 16.00 WIB – 02.00 WIB
Harga : Rp. 2.500 – Rp. 15.000
Sate Kere Yu Muji sebagai alternatif makan malam anda bila sedang berkunjung ke Solo. Dengan rasa yang didominasi manis dari bahan sambel kacang seperti sambel pecel cuma kacang yang ditumbuk tidak sehalus sambel pecel. Jika anda menghendaki, tambahkan lontong sebagai tambahan menu melengkapi sate kere ini.

7. Tahu Kupat, Pak Midin, Jl.Museum, Sriwedari sebelh timur, barat jalan, jam 7.00-21.00.

8. Sosis Solo, Warung Kita: Jl.Honggowongso No.107 C, selatan Hotel Novotel, barat jalan, jam 9.00-21.00.

9. Ketoprak (Sotomi Solo): Yu Nani, Jl.Gatot Subroto Sraten, timur lapangan Kartopuran sebelah selatan, emperan, utara jalan, jam 9.00-14.00.

10. Getuk, Subur, Jl.Museum/Sriwedari sebelah barat jalan, los 1,2,3,jam 8.00-21.00.

11. Martabak telor :
a. Angkringan depan getuk Subur No.10, jam 17.00-21.00.
b. Pak Wi, selatan pertigaan Jl.Honggowongso dan Jl.M.Yamin(Notosuman), barat jalan, jam 17.00-21.00.

12. Pecel
a. Pecel n Deso (bumbu pecel tidak pakai kacang tetapi pakai wijen),Pasar Besar pintu masuk utara, dasaran, jam 7.00-10.00. (diStadion Manahan juga sudah banyak)
b. Pecel Solo (makanan yang terdiri dari berbagai sayuran mulai dari bayam, jantung pisang, nikir, daun petai cina, bunga turi, kacang panjang, dll, yang diberi sambal kacang), Jl Dr Supomo No 55, Pasar Mbeling, Mangkubumen, Solo. Penyajian pecel di sana menggunakan piring yang terbuat dari anyaman bambu yang beralaskan daun pisang. Tapi hati-hati, pas aku ke sana dulu, sambelnya pedes banget Oya makanan ini juga lebih mantap kalo dimakan dengan karak (krupuk yang bahannya dari nasi)

13. Soto daging,
a. Soto Triwindu, di Pasar Barang Antik Triwindu. (dekat dengan Kraton Mangkunegaran), belakang Balai Muhamadiyah,Jl.Teuku Umar, jam 7.00-21.00.
b. Soto Ngasem, dekat perempatan pertama dari lanud Adi Sumarmo kearah Solo/Kartosuro jam 7.00-20.00.
c. Soto mBah Hadi, Jl.Teposanan 24, belakang Sriwedari arah ketimur,utara jalan, jam 8.00-13.00.
d. Soto Kirana di Jl. M Yamin (tepatnya di depan Masjid Kawasan) Solo.
e. Soto Gading di daerah Gading, sebelah selatan Keraton Kasunanan Surakarta.

14. Masakan Cina: Centrum, Jl.RE Martadinata No.200, Warungmiri, 0271.633 275, jam 11.00-21.00.

15. Bakmi Jawa/Sop Ayam,
a. Pak Solet, Genthan, Laweyan, selatan tugu Pajang, barat jalanmasuk gang 50 m, jam 9.00-20.00,
b. Pak Sri, Jl.Tipes, utara jalan, depan Nugroho motor, tenda kakilima, jam 18.00-24.00

16. Bakso:
a. Bakso Notosuman, Jl.Prof.M.Yamin No.15, Notosuman, 0271.635789, jam 12.00-21.00.
b. Bakso Kalilarangan: Jl.Kalilarangan No.17, jam 12.00-21.00.

17. Ayam Goreng, Ayam Goreng Kleco, dekat tugu perbatasan kota,Pabelan, utara jalan, jam 12.00-21.00

18. Ayam Bakar,
a. Ojo Gelo, Jl.BrigJen Slamet Riyadi No.494, Purwosari, utara jalan,jam 8.00-21-00.
b. Pengging, dekat sate Darso sebelum Pengging timur jalan, siang.

19. Gudeg, Bu Kasno, Jl.Monginsidi, Margoyudan, timur perempatan Banjarsari, barat SMAN I (dulu SMA Margoyudan), utara jalan, emperan,jam 02.00-05.00.
Menu lain : Bubur Gudeg dan cakar ayam
Bahan: Nangka muda, krecek (kulit sapi pedas), telur, daging ayam dan cakar ayam
Lokasi : Jl. Monginsidi (depan GKJ Margoyudan)
Buka : Setiap hari jam 01.30 WIB – 07.00 WIB
Harga : Rp. 12.000 – Rp. 24.000
Nasi Gudeg Cakar Bu Kasno lebih dikenal dengan Gudeg Margoyudan. Jika ingin menikmati cakar ayamnya yang spesial, disarankan jangan diatas jam 02.00 WIB terlebih malam minggu, karena cakar ayam adalah menu favorit disini. Oya, informasi juga, supaya masih mendapatkan menu special cekernya, banyak yang menyarankan agar datang sebelum jam 4 pagi karena biasanya setelah jam 4 pagi menu special cekernya sudah habis. Update : Kemarin pas pulang ke Solo lihat Gudeg Ceker Bu Kasno Margoyudan buka cabang di Ngarsopura (Depan Mangkunegaran, dekat Jalan Slamet Riyadi pada sore hingga malam)

20. Serabi Solo:
a. Serabi Notosuman Jl.Prof.M.Yamin No.52, Notosuman, jam 06.00-18.00,
b. Serabi Gajah, Timur Balapan, bawah jalan layang rel KA, jam 8.00-12.00

21. Abon, Srundeng, Intip, Usus ayam,Cabuk Toko Abon Varia, Jl.Coyudan No.114, utara jalan, 0271.637844, jam 9.00-20.00.

22. Cabuk Rambak, Pasar Besar pintu timur, dasaran, jam 7.00-12.00.
Menu lain :
 Bahan: Ketupat dan cabuk (sambel yang terbuat dari kelapa yang diparut, kemiri, wijen, daun jeruk dan lombok)
Lokasi : Sepanjang jalan Ledoksari selatan
Buka : Setiap hari jam 06.00 WIB – 13.00 WIB
Harga : Rp. 750 (porsi kecil) dan Rp. 1.000 (porsi besar)
Cabuk rambak sudah terbilang makanan langka dan hanya bisa dijumpai hanya daerah-daerah tertentu. Penyajian Cabuk rambak dengan pincuk (daun pisang yang dilipat) dan ketupat dipotong-potong kecil dan diatasnya dibubuhi cabuk. Sangat cocok jika makan Cabuk rambek dengan karak atau biasa disebut dengan krupuk gendar.

23. Roti Mandarin, Toko Orion, Jl.Urp Sumohardjo No.92, Mesen, jam 9.00-21.00.

24. Gembukan, Janggelut: Jl.KH.A.Dahlan, utara pertigaan Jl.Slamet Riyadi, timur jalan, selatan Hotel Kusuma Sahid . jam 18.00-21.00.

25. Roti Kecik, Roti Ganep, Jl.Sutan Syahrir No.178, tambak Segaran,jam 9.00-21.00.

26. Es Krim: Tentrem Ice Cream Palace, Jl..Urip Sumohardjo No.93/97 Mesen. 0271635597, jam 10.00-21.00.

27. Dawet,
a. Pasar Besar sebelah dalam, jam 7.00-11.00.
b. Dawet Telasih Bu Dermi,
Menu lain :
Bahan: Cendol, Jenang ketan hitam, jenang bubur sungsum, santan
Lokasi : Pasar Gede pintu utara
Buka : Setiap hari jam 06.00 WIB – 13.00 WIB
Harga : Rp. 2.500 (biasa) dan Rp. 3.000 (dengan tape ketan)
Jika anda berkesempatan mengunjungi atau singgah di Solo sempatkan anda ke Dawet Telasih Bu Dermi yang terkenal enak di Solo. Rasakan minuman ini dengan rasa manis yang khas dan dihidangkan dengan es atau tanpa es.

28. Beras Kencur, Pak Sumardi, Jl.Tamtaman II No.99, Baluwarti, timur kraton, masuk gang, 0271.652811, botolan untuk dibawa, jam 08.00-20.00

29. Rujak, Lotis: Bu Slamet, Jl.Gatot Subroto , Kemlayan, selatan toko Busana Jawi, timur jalan, iam 10.00-14.00.

30. Aneka es, Es Masuk, Jl.Kratonan, utara perempatan Gemblegan,timur jalan, jam 10.00-19.00.

31. Cao Gletak, Pasar Grogol, timur jalan, jam 7.00-14.00.

32. Tetes gula cao gletak, Pasar Sukohardjo sebelah utara, tempat penitipan sepeda, selatan jalan.

33. Kulit Ceker Ayam Goreng: Jl.Dr.Rajiman kearah Pajang, sebelum Tugu belok selatan, sebelum tanjakan, timur jalan, Bratan, Laweyan.jam 7.00-20.00.

34. Karak: Mbah Wig, Bratan, Laweyan, selatan No.32 ada pertigaan tilpun umum belok kanan, 10 m dari pertigaan, selatan jalan, rumah hijau, bukan toko, rumahan.

35. Tongseng Bokong Kambing, Pas pertigaan Jl.Dr.Rajiman dan Jl.Agus Salim (Tugu Lilin) Laweyan, selatan jalan. Bokong kambing sudah dipajang, pilih sendiri yang kecil cukup untuk 3 orang, minta jangan terlalu manis, jam 9.00-14.00.

36. Bebek Bacem Goreng:
a. Bu Siswo, Dari Solo lewat Klaten, +/- 1km sebelum pabrik gula Klaten, selatan jalan, desa Gondang, jam 7.00-5.00, istirahat jam 9.00-15.00.
b. Barat Stasiun KA Prambanan +/- 50m utara jalan jam 7.00-19.00, istirahat jam 9.00-15.00

37. Belut Goreng: Depan pasar Pengging pertigaan, barat dan utara jalan, jam 7.00-19.00

38. Kroncongan: Jika ingin melihat dan mendengarkan kroncong asli sambil makan soto. Soto Ledokan, sebelah barat terminal Kartosuro, utara jalan, jam 6.00-11.00

39. Wedangan Pak Wiryo, Jl Perintis Kemerdekaan daerah purwosari, sego kucinge pulen & enak.

40. Nasi Liwet (makanan khas yang terdiri dari nasi gurih dengan sayuran Jipang, daging ayam, telur, santan kental (kumut), opor, dan berbagai bahan lainnya yang disajikan dengan alas daun pisang dengan sedikit ditekuk dan disematkan lidi supaya berbentuk kerucut(istilahnya disebut pincukan). Biasanya akan lebih enak kalo makan nasi liwet ditemani rambak kulit), Wongso Lemu yang tempatnya di Keprabon, Jalan Teuku Umar, (dekat dengan Kraton Mangkunegaran), buka pada sore jam 4an sampai jam 2 malam, ada live musik tradisional dengan kendang, sitter, dan ada sinden yang menyanyi lagu jawa di tempat tersebut.

41. Timlo (Timlo adalah makanan khas Solo yang isinya potongan-potongan daging ayam, jerohan ayam seperti ati ampela, potongan-potongan sosis solo, telur ayam pindang, dengan kuah mirip dengan sop dan di atasnya ditaburi bawang goreng. Biasanya timlo disajikan bersama dengan seporsi nasi hangat),
a. Timlo Sastro , sebelah timur Pasar Gede - Buka jam 07.00 WIB.
b. Timlo Solo, Jalan Urip Sumoharjo - Buka jam 09.00 - 21.00 WIB.

42. Selat Solo atau steak Jowo (jenis makanan beefsteak (bistik) yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga cocok untuk lidah dan citarasa orang Jawa. Makanan ini adalah perpaduan antara budaya barat dengan budaya Jawa yang isinya antara lain daging iris dan beberapa sayuran segar seperti daun selada,rebusan buncis, kentang goreng, wortel iris rebus, telur rebus, tomat dan mustard yang kemudian disiram dengan kuah semur daging), selat solo Mbak Lies yang lokasinya di Serengan.

Senin, 09 Januari 2012

Yogya kota pelajar (belajar dan jeng-jeng)

Beberapa lama tinggal di Yogya, aku jadi makin kagum dengan kota ini. Suasananya membuatku nyaman dan sulit disamakan dengan kota lainnya. Banyak hal yang bisa dilakukan di Yogya. Mulai dari menjelajah pedesaan, menikmati kebudayaan jawa, berburu batik, dan sekedar jalan kaki di trotoar.

Kota Yogya sering disebut juga kota pelajar. Pelajar Yogya kebanyakan dari luar kota. Mereka tumpah ruah di jalan, kos2an, hingga tempat nongkrong. Bahkan, saking banyaknya sekolah, akademi, atau universitas di kota ini, aku sendiri ga bisa hafal.

Pelajar, mahasiswa,  mahasiswi, atau apapun namanya, banyak yang menyempatkan diri untuk jalan2 di sela kesibukannya (termasuk aku). Pesona kota ini mengundang orang untuk mencari hal2 baru yang jarang ditemui di kota lain. Lihat saja, Merapi yang begitu menarik perhatian banyak orang. Merapi tetap saja diburu wisatawan, walaupun banyak peristiwa yang akhir2 ini terjadi. Belum lagi, pesona "njawani" masyarakatnya, Keraton Yogya, Jalan Malioboro, dan acara2 tahunan atau bulanan yang secara rutin diadakan oleh komunitas-komunitas warga Yogya.

Bagiku, komunitas pecinta sepeda di kota ini sungguh luar biasa. Selain banyak, komunitas ini tak mengenal batasan umur dan ekonomi. Hampir semua orang dapat ikut serta dalam komunitas ini. Bahkan, di kampus UGM sekarang sudah ada fasilitas sepeda yang disediakan.
Selain bersepeda, Yogya juga menawarkan pengalaman kuliner yang sangat kompleks. Mulai dari ayam goreng bumbu pedas (penyetan) hingga gudeg jogya yang maknyus. Bisa dibilang makanan Jawa bisa mengalahkan makanan "kebarat-baratan". Pokoknya pantas dicoba.

Rabu, 12 Oktober 2011

Penang is cewah cewih place


 

Seluruh perjalanan di Penang luar biasa. Mulai dari tempatnya yang hijau, asri, dan indah, kemudian orang-orangnya yang ramah, dan yang pasti makanannya yang luar biasa banyak dan lezatnya....
mmmuah... perfecto

Minggu, 19 Juni 2011

Kota Lumpia

Salam Food Lovers,

Bagi pecinta makanan, weekend adalah hari petualangan. Saat dimana kita bisa melepaskan lelah, dan bebas berkeliaran untuk hunting makanan enak. Bagiku, hari Sabtu-Minggu ini jadi hari yang menyenangkan untuk mencari makanan lezat...

Weekend ini aku di Semarang, kota yang tidak hanya memberikan makanan khas tetapi petualangan yang cukup mengasikkan. Di Semarang, ibukota Propinsi Jawa Tengah, kita bisa mencari makanan khas, seperti Lumpia, Wingko Babat, dan Bandeng Presto.

Bagi pecinta makanan khas daerah, kita bisa mencari makanan2 khas daerah Semarang di daerah PANDANARAN. Lokasinya dekat dengan Tugu Muda (peninggalan sejarah dan simbol kota Semarang) dan juga dekat Lawang Sewu (gedung tua yang terkenal di acara 'dunia lain'). Daerah Pandanaran yang merupakan pusat jajanan dan oleh-oleh sangat terkenal dengan bandeng presto. Selain jajanan khas Semarang, daerah ini menyediakan juga makanan khas kota lainnya. Bagi food lovers, daerah ini adalah salah satu daerah yang harus dikunjungi kalo mampir ke Semarang.

Hari Minggu ini, aku jajan di Bandeng Presto Juwana, salah satu toko makanan di jalan Pandanaran. Toko ini menyediakan banyak sekali makanan, tapi yang paling menarik perhatianku adalah lumpia goreng. Harganya Rp.9000,- per buah.

Lumpia itu makanan dari bahan rebung (bambu muda yang sudah diolah untuk dikonsumsi), telur, dan bahan tambahan makanan lainnyam seperti daging ayam, udang, atau bandeng (sesuai selera). Rasa teksturnya lembut dengan aroma khas dan gurih. Sausnya yang manis dan acar (dari ketimun) yang asam, memberi tambahan rasa yang yummy... Untukku lumpia khas semarang emang beda dengan lumpia buatan kota lainnya.

Nah, kalo teman2 tertarik...
Silahkan datang ke kota Semarang,
Bila belom mengerti lokasinya, silahkan hubungi saya. Dengan senang hati, aku akan memandu kalian ke sluruh pelosok kota yang paling menarik untuk dikunjungi.

REGARDS,
ADIT

Jumat, 17 Juni 2011

JOGJA-SEMARANG, BUNDAKU, HOME

Salam food lovers,

HOLA, kawan...
Ini kali kedua aku menulis di blog. Sekian banyak ide yang ingin kutulis, tapi baru 'mood' untuk nulis lagi. Huekhekhekhek (malah ngekek). Nah, kali ini aku ingin menceritakan perjalananku dari Yogya ke Semarang.

Sebenarnya jalan Yogya-Semarang udah sering kulalui. Bolak-balik berapa kali ya?? Yah...paling ga, udah 10 tahun ini aku jalani. Soalnya SMA ku di Muntilan (kota kecil di perbatasan Magelang-Yogya). Tapi buat kalian, aku akan menceritakan sedikit pengalamanku...

Aku mulai perjalananku dari kos dengan nyetir motor. Sesampainya di Terminal Jombor, aku titipin motor di tempat nginep motor. Di sana aku serahkan motorku sampai aku kembali ke Yogya. Biayanya murah kok, cuma 2000 rupeeah seharinya. Daripada naik bus kepanasan, mendingan naek motor kan... Hwkaakakaka (menirukan suara mbah Surip, alm.).

Di Jombor, aku beli tiket di warung tiket bus patas. Harga tiket Rp. 35.000,-. Memang lebih mahal dibandingkan naek bus ekonomi yang harganya cuma 18.000 rupeeah (setengah dari harga bus patas). Ada enaknya naek patas sih, ga perlu nunggu terlalu lama di terminal n ga banyak pedagang seliweran di bus. Apalagi udaranya dingin, kayak di kulkas gitu... Tapi,, bagi pecinta petualang,perjalanan naek bus ekonomi lebih ngirit n lebih menantang lho.

Saat naek bus eko (ekonomi), banyak hal yang bisa kita nikmati, seperti situasi dan keadaan saat di terminal, berkenalan dengan orang baru, dan lagu2 dari 'penyanyi lokal' di bus. Lirik lagu yang didendangkannya pun kadang aneh, nyentrik, bikin geli. Misalnya... "Tolong sisihkan sedikit uang Anda, bagi kami pengamen jalanan.... yang penting kami ngamen halal, bukan ngerampok atau mencuri.... bagi yang pura2 tidur saya doakan mudah2an tidur beneran... selamanya" Hahaha kurang lebih kayak gitu deh.

Lain lagi dengan orang yang minta2 di bus eko. Mereka biasanya membagi sebuah amplop ke semua penumpang. Di halaman depan amplop itu bertuliskan "mohon sumbangan untuk makan anak yatim" dengan tulisan tangan. Anehnya, orang yang minta (kalo diperhatikan) berbeda-beda, tapi tulisan di amplop itu sama.

Petualanganku dengan bus patas kali ini sedikit berbeda. Aku tidak menjumpai padatnya orang dan aroma khas manusia (bau keringet) di bus. Kelebihan bus patas adalah tidak bising dan barang kita relatif aman, terutama bisa tidur dengan nyaman..

Aku terbangun saat sampai di Magelang, di sana bus sempat berhenti beberapa kali untuk ngambil penumpang. Kunikmati perjalanan dari Magelang hingga Ambarawa dengan pemandangan yang elok dimana mentari mulai terbenam di antara bukit dan hamparan padi... Cahaya matahari yang berpendar saat mengenai dedaunan semakin membuatku kagum. Wow, 17.15 (waktu yang sejuk).

Sesampainya di Ambarawa, kecepatan bus mulai melambat. Ternyata, bus yang aku tumpangi melewati pasar Ambarawa.. Bersamaan dengan pulangnya karyawan kantor dan pedagang, serta angkot yang mencari penumpang, pasar itu keliatan padat. Bus kami pun berjalan pelan-pelan...  Kepadatan di jalan raya Ambarawa-Semarang biasanya sekitar jam 7-8 (jam karyawan masuk kantor dan pelajar masuk sekolah) dan jam 17-18 (saat karyawan dan pedagang pulang kerja).

Sampai di sekitar terminal banyumanik, jalan mulai macet lagi. Nah, kalo yang ini lebih parah lagi. Macetnya jalan dikarenakan bus dan truk yang super besar berjalan sangatttt..lambat. Bus kami terpaksa perlahan-lahan karena jalan penuh dan macet.. (pikirku.. dasar sikomo!). Ini bisa menjadi latihan kesabaran bagi kami, para penumpang, sopir dan kondektur bus. Kalo sudah melewati mereka, kami jadi lega..

Akhirnya aku sampai di tempat tujuan (toko ADA). Hal pertama yang ingin aku lakukan adalah hunting kamar mandi. Kemacetan jalan dan AC di bus tadi bikin 'tegang dan ga tahan'.  Dan setelah dikeluarkan... Huahhh...jadi lega..2x

Tiba-tiba, perutku mulai bernyanyi...  Krukkkr.krurkkkk,,, Dinginnya kondisi bus dan lamanya perjalanan membuat perutku keroncongan. Tanda kalo wajib diisi sesuatu (lapar.r.r.r).

Aku ingat kalo di Semarang ada warung langgananku. Warung itu namanya BUNDAKU. Lokasinya di Karangrejo, dimana tepatnya sebelah kanan menuju GOR Jatidiri (kalo dari PLN Jatingaleh). Menu di sana cukup banyak, mulai soto sapi, bakso, gado-gado, gudeg, dan lain-lain. Aku pun pilih soto sapi, kesukaanku. Rasanya... bweh.h.h.h.h mantap deh.. Nasinya, potongan tomat dan daun bawangnya, aroma daging sapinya, kuahnya yang segar...mak srupppp... Ga ada yang bisa ngalahin (sebenernya rasanya enak, karena bener2 enak, atau karena lagi kelaperan ya??). Haaha.pokoknya santap aja deh...

Rasa kenyang dan senang pun bercampur jadi satu. Bisa pulang ke rumah adalah hal yang menyenangkan. Bener kata orang, seindah-indahnya kampung lain, lebih indah kampung sendiri dengan segala keindahan dan keburukannya... HOME SWEET HOME

Nah, sekian dulu ya, food lovers...
Pertualangan yang lebih seru akan segera menanti...
Inilah tempat bagi petualang n pecinta makanan sejati... hahaha. halah...

Regards,
Adit